Jejak Awal: Dari Ujian Menjadi Jalan Kebaikan
Di tengah keterbatasan gerak, semangat tak pernah padam. Melalui arahan Departemen Cendekiawan dan Kerohanian BPP KKSS—diprakarsai oleh Prof. Dr. Awaluddin Tjalla dan Dr. Ramli Massenge, serta dukungan penuh H. Muchlis Patahna, SH., MKn (Ketua Umum BPP KKSS Tahun 2019-2024)—gagasan itu dirundingkan, disemai, lalu ditumbuhkan. Nama-nama yang membersamai, seperti Prof. Dr. Ir. Ridwan, Drs. H. Jaya Lupu, MM, Aprial Hapsah, dan Ir. Hadiamin Kadir, menjadi saksi bahwa kebaikan tak pernah berjalan sendiri.
Pada 25 Juli 2020, Bapak Aprial Hapsah membuka pintu rumah virtual itu: Group WhatsApp Tahsin Al-Qur'an KKSS. Dari hari ke hari, jamaah hadir dari berbagai penjuru nusantara hingga mancanegara—Australia, Amerika Serikat, Kanada, Arab Saudi—semuanya disatukan oleh kerinduan yang sama: memperbaiki bacaan, menguatkan iman, dan merawat ukhuwah.
Ruh Kebersamaan: Ilmu yang Menghidupkan, Amal yang Menguatkan
Belajar tahsin bukan sekadar memperbaiki makhraj dan mad, tapi juga menata adab dan hati. Di majelis ini, ayat-ayat dibaca dengan tartil, sementara jiwa diajak berikhtiar dengan sabar. Kami bersyukur atas bimbingan penuh dedikasi dari para instruktur—Ustadz H. Wahyuddin, S.Ag., M.Pd., dan Ustadzah Andi Irsani Hamzah, S.Pd.—yang sejak awal menuntun langkah dengan ilmu dan kelembutan.
Namun ilmu tanpa amal ibarat pelita tanpa minyak. Karena itu, kebersamaan kami dirawat dengan gerakan nyata:
- Penggalangan dana berkala dari jamaah dan para dermawan di luar grup.
- Penyaluran bantuan bagi keluarga yang membutuhkan.
- Distribusi mushaf Al-Qur'an untuk menyuburkan tilawah.
- Pembagian kaos dan tumbler Tahsin sebagai pengikat identitas dan semangat.
- Pertemuan silaturahmi pasca-pandemi, agar senyum dan doa bertemu di ruang yang sama.
Di sini kami belajar, bahwa setiap huruf yang dibaca dengan benar adalah sedekah; setiap donasi yang diamanahkan adalah doa yang bergerak; dan setiap pertemuan adalah penguat hati untuk terus istiqamah.
Napas Panjang Istiqamah: Fastabiqul Khairat dalam Aksi
Allah mencintai amal yang konsisten meski kecil. Itulah jalan yang kami tempuh: menjemput keberkahan setahap demi setahap. Kami percaya, ber-tahsin bukan garis finish, tapi perjalanan pulang—menuju ridha-Nya. Di setiap pertemuan, kami mengingatkan diri: bacaan yang indah harus berbuah akhlak; tilawah yang khusyuk harus melahirkan kepedulian.
Dari lantunan yang bening hingga tangan yang saling menguatkan, kami ingin menjadikan Group Tahsin Al-Qur'an KKSS sebagai taman kebaikan: tempat ilmu bertambah, iman bertunas, dan ukhuwah bersemi. Semoga setiap huruf yang kami tegakkan menjadi saksi di hadapan Allah; setiap bantuan yang kami salurkan menjadi naungan di hari tiada naungan selain naungan-Nya; dan setiap peluh pengabdian para pembina dibalas dengan pahala tanpa batas.
Doa Penutup: Melangkah dengan Harap, Mengabdi dengan Cinta
Ya Allah, tetapkan hati kami di atas Al-Qur'an. Jadikan kami bagian dari orang-orang beriman yang beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Limpahkan pahala yang luas bagi para penggerak, pembina, dan seluruh jamaah. Kokohkan langkah kami dalam fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan—hingga akhir hayat.
Dari masa sunyi pandemi hingga riuh syukur hari ini, kami belajar satu hal: ketika niat dibenarkan, langkah dipersatukan, dan Al-Qur'an dijadikan pedoman, maka Allah sendiri yang memudahkan jalan. Mari terus melagukan kebaikan—dengan bacaan yang tartil, hati yang tawadhu', dan kerja yang tak lelah untuk ummat.